Rona Mentari

tell a story, reap a wisdom

Masjidil Haram dalam Kata

Al-Haram

Kutub magnet yang semakin kuat
Menarikku pasti ke sebuah pusat
Detak jantung bergemuruh hebat sembari itu
Getaran yang entah, tenang saja hinggap

Allahummaftahlii abwaaba rohmatiq
Mataku kaku dalam sebuah objek
Bercahaya kilauan pantul mentari
Semesta bertasbih


Baitullah disisiku kini
Nikmat yang sungguh tak biasa
Bismillahiallahuakbar
Rotasi towaf yang tujuh ini
Tak terasa singkatnya
Melebur dalam kesamaan asa
Subhanallah walhamdulillah walaillahailallahuallahuakbar

Segala puji bagiMu Ya Allah
Tuhan semesta alam

3 komentar:

nandeaad July 17, 2011 at 11:16 AM  

bismillah.. ya Allah.. semoga aku bisa menuju rumahMu lagi dengan suami pilihanMu nanti...
amiiiin...

Irviene Maretha July 19, 2011 at 11:53 PM  

waah kapan yaaa aku ke sanaaa ..

#matabelo

septa July 26, 2011 at 5:12 AM  

Subhanallah.. pingin kesana lagi ya Allah

Total Pageviews

Tentang Saya

My photo
Yogyakarta, Sleman, Indonesia
Seperti mentari yang merona-rona. Mungkin itu alasan sekaligus harapan orang tua saya memberi nama Rona Mentari. Saya adalah juru dongeng. Beraktivitas di dunia ini sejak tahun 2000. Dongeng menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan saya. Salam kenal! Mari bersilaturahim juga via instagram di @mentarirona

Tentang Blog Ini

Blog ini adalah catatan tulisan berdasarkan pengalaman, cerita, karya, dan berbagai cerita penulis - Rona Mentari. Kadang juga berisi celotehan kekesalan berbentuk puisi atau sekedar kegundahan tentang sekitar.

Popular Posts

Powered by Blogger.
There was an error in this gadget

Followers