Rona Mentari

tell a story, reap a wisdom

Billy Lebah dan Kakek Mentari














“Billy! Lari jauh-jauh. Sinar akan segera datang!”, teriak Tiko sambil berlari.

“Tapi aku sedang membuat madu. Bagaimana ini??”, kata Billi takut.

“Tinggalkan!”, balas Tiko.

Billi bingung bukan main. Kata orang-orang, sinar bisa membuat tubuhnya yang kecil kepanasan. Hingga tiba-tiba terdengar suara.

“Tenang Billy, Kakek tidak akan membuatmu kepanasan. Hanya menghangatkan..”

“Aaaaa!” Billy teriak. Ternyata itu tadi suara Kakek Mentari, sumber sinar yang ia takuti. Billy pun semakin takut.

“Aaaa tidakkk!”, Billy teriak sekencangnya seiring dengan sinar yang makin mendekat.

“Tenang Billy”, kata Kakek Mentari tersenyum.

“Ha? Kakek sudah mengeluarkan sinar. Tapi kenapa aku tidak kepanasan ya..”, kata Billy heran.

“Nak, kau belum pernah mencoba merasakan sinar Kakek kan? Bukankah sinar mentari itu menghangatkan?”, kata Kakek Mentari lembut.

“Wahhh.... iyaa. Benar kata Kakek. Terimakasih atas kehangatan ini Kakek Mentari!”, ucap Billy tersenyum.


(dibuat di sela-sela workshop dongeng, kampong rama-rama)

1 komentar:

asri nuraeni November 13, 2012 at 2:21 AM  

memang, mrntari itu menghangatkan..:)
*ambigu nih,

Total Pageviews

Tentang Saya

My photo
Yogyakarta, Sleman, Indonesia
Seperti mentari yang merona-rona. Mungkin itu alasan sekaligus harapan orang tua saya memberi nama Rona Mentari. Saya adalah juru dongeng. Beraktivitas di dunia ini sejak tahun 2000. Dongeng menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan saya. Salam kenal! Mari bersilaturahim juga via instagram di @mentarirona

Tentang Blog Ini

Blog ini adalah catatan tulisan berdasarkan pengalaman, cerita, karya, dan berbagai cerita penulis - Rona Mentari. Kadang juga berisi celotehan kekesalan berbentuk puisi atau sekedar kegundahan tentang sekitar.

Popular Posts

Powered by Blogger.
There was an error in this gadget

Followers