Rona Mentari

tell a story, reap a wisdom

Sunset at The Red Sea

Mentari masih sempat menyapa saat aku sampai ke tempat itu. Mobil-mobil keluarga berjejer rapi di tepi jalan. Anak-anak asik saja bermain di pinggir laut. Sembari orang tua bersantai di atas tikar-tikar rekreasi, menikmati panorama, dan wajah ceria anak anak mereka tentunya. Jubah hitam panjang khas perempuan arab berkibar siluet matahari mengangkat dua tangan menyambut langkah seribu anaknya. Bahagia.

Dua orang anak kecil memanjat pagar putih. Mentari mulai pamit dengan mereka. Sebentar lagi maghrib. Jari telunjuknya menyentuh maya sang mentari. Sedikit bercengkrama. Saat aku lihat Laut Merah ini, bukan mengucapkan selamat tinggal. Tapi sampai jumpa lagi!


1 komentar:

EAS August 14, 2011 at 5:58 PM  

woaa, ga main di pantainya ron?

Total Pageviews

Tentang Saya

My photo
Yogyakarta, Sleman, Indonesia
Seperti mentari yang merona-rona. Mungkin itu alasan sekaligus harapan orang tua saya memberi nama Rona Mentari. Saya adalah juru dongeng. Beraktivitas di dunia ini sejak tahun 2000. Dongeng menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan saya. Salam kenal! Mari bersilaturahim juga via instagram di @mentarirona

Tentang Blog Ini

Blog ini adalah catatan tulisan berdasarkan pengalaman, cerita, karya, dan berbagai cerita penulis - Rona Mentari. Kadang juga berisi celotehan kekesalan berbentuk puisi atau sekedar kegundahan tentang sekitar.

Popular Posts

Powered by Blogger.
There was an error in this gadget

Followers